Dongeng dan Cerita Pendek Anak Dari Seluruh Dunia Seperti Indonesia, Rusia, Amerika, Cina, Inggris, dan lain-lain

Monday, August 8, 2016

Kebijaksanaan Sang Elang Dan Pengkhianatan Sang Hyena - Dongeng Yunani

Courtesy of www.youtube.com
dongeng anak dunia - Sekali waktu hyena itu keluar mencari makan di semak-semak. Ini adalah hari yang cerah baik dan ia melihat ke depan untuk menangkap beberapa potongan daging untuk dimakan. Tapi karena ia tidak waspada karena terlalu focus mengendus-endus, ia terjatuh ke dalam perangkap tersembunyi yang dipasang oleh pemburu. Dia menemukan dirinya di dasar lubang, dengan perangkap yang ditutup di atasnya. Dia mencoba mendorong untuk membuka tali-tali penutup perangkap, tetapi penutup itu tidak bergeming sama sekali.

Sang hyena terperangkap di sana, menunggu nasib selanjutnya. Jadi dia pun mulai berteriak. "Tolong! tolonglah aku, siapa saja yang lewat di atas sana."

service office di jakarta .adv -Kebetulan saat itu seekor singa sedang lewat dengan serta merta dia pun melihat dari selah-selah penutup perangkap. "Oh dia," gumamnya, lalu sang singa pun berlalu seolah-olah tidak melihat kejadian apa pun saat itu, aucuh tak acuh saja. Dia tidak sudi membantu binatang yang telah banyak merugikan banyak orang tersebut.

Dengan kecurangannya, dia selalu mencuri makanan milik siapa saja tatkala sang tuan pemilik sedang lengah, dan dengan piciknya dia akan tertawa dengan keberhasilannya mencuri makanan di belakang punggung sang tuan pemilik makanan tersebut.

Sungguh perbuatan yang sangat tidak terpuji sekali dan membuat siapa saja akan marah di buatnya.

Hari pun terus berlalu, tapi setiap kali binatang melewati perangkap tersebut, tidak satu pun binatang yang perduli, mereka pura-pura saja tidak melihatnya. Walaupun sang hyena memohon dan berjanji untuk bersikap baik kepada mereka semua di waktu yang akan datang, mereka tetap tidak berhenti untuk membantu menolongnya karena mereka tahu siapa sang hyena. Ketika sang kera datang, hyena berkata. "Tolong aku kera, aku ingin keluar dari perangkap ini. Aku sudah sepanjang hari disini dan pemburu akan segera kembali memeriksa perangkap ini, pasti aku akan dibunuhnya! Tolonglah bantu aku!" katanya memelas sekali.

"Baiklah aku akan membantumu tapi dengan satu syarat yang harus engkau tepati" kata sang monyet kera. "Setelah aku menarik kamu keluar dari sana, kamu tidak boleh memakan dan membunuh saya."
"Sang monyet kera yang baik hati, aku janji akan baik sekali kepadamu, aku tidak akan menyentuh satu helai rambut pun di kepalamu. Jika kamu mau membantuku, aku akan langsung pulang kerumahku, aku berjanji!". Sang monyet yang sangat baik hati pun setuju untuk membantu hyena dengan cepat dia melemparkan cabang dahan yang dia ambil disekitar tempat itu, sehingga hyena bisa naik keluar dari perangkap menaiki cabang dahan ranting kayunya. Tetapi setelah ia keluar dari perangkap, hyena merasakan perutnya sangat lapar karena seharian dia tidak makan apa-apa sama sekali! Jadi, bukannya pulang seperti yang telah dijanjikan, hyena menyerang dan menerjang sang monyet kera yang tidak menyangka kepada kelakuan binatang yang telah di selamatkan nyawanya.

Saat itu sang elang bijak terbang di atas semak-semak belukar dan melihat hyena menyerang monyet. Jadi dia menukik turun ke bawah, mendarat di belakang hyena, dan dengan cakarnya yang kuat ditariknya punggung hyena dengan kerasnya, hyena pun menjerit kesakitan. Setelah ia memisahkan keduanya, sang elang ingin tahu apa yang sedang terjadi. Sang kera menjelaskan apa yang terjadi, "aku telah membantu hyena terbebas dari perangkap dan dia telah berjanji untuk tidak menyerang atau membunuhku untuk dimakannya!", kata sang monyet kera menerangkan.

Sang elang bijak pura-pura tidak mengerti tentang persoalanya, walaupun telah diterangkan sang monyet kera dia mengatakan. "Maaf aku memahami persis bagaimana hal ini terjadi, aku ingin kalian menunjukkan apa yang kalian lakukan dari awal. Jadi engkau bapak Hyena yang baik hati, kamu kembali turun dalam perangkap, dan kemudian kita akan mulai lagi."

Hyena tidak menyadari bahwa sang elang telah menjebaknya dan dia tidak punya banyak pilihan kecuali melakukan seperti yang diperintahkan, sehingga dia melompat kembali ke dalam perangkap. Sang elang pun menutupi lagi perangkap tersebut dan memastikan itu aman. "Sekarang, bapak Hyena", kata elang, "kamu bisa tinggal didalam sana dan mati, aku tidak peduli lagi."

"Kamu tidak pantas untuk hidup, kebaikan hewan lain yang diberikan kepada kamu tidak sepantasnya di balas dengan ketamakkan diri kamu dan kamu tidak dapat menepati janji kamu sendiri, dengan ini kamu layak berada tersiksa didalam perangkap pemburu." Setelah  berkata demikian, sang elang yang bijak menyarankan monyet kera untuk pulang kerumahnya dan menemui keluarganya untuk mendapat pengobatan dari gigitan gigi hyena tadi walaupun tidak teralalu parah, dan dia sang elang bijaksana sendiri terbang untuk melanjutkan perjalanannya, meninggalkan hyena untuk nasib selanjutnya.

Setiap kebaikkan seseorang terahadap kita, balaslah dengan kebaikkan pula jika mampu atau ada kesempatan untuk membalasnya, setidak-tidaknya untuk saat ini, balaslah dengan mengucapkan banyak-banyak terimakasih. Semoga cerita ini bermanfaat. Sekian.

Wasalam.
oleh : mamang
edit  : galih
Share:

Blog Archive

Powered by Articlemostwanted

Followers

Statistik

 
loading...