Dongeng dan Cerita Pendek Anak Dari Seluruh Dunia Seperti Indonesia, Rusia, Amerika, Cina, Inggris, dan lain-lain

Wednesday, October 26, 2016

Kelinci dan kura-kura - Dongeng Somalia

Courtesy of Cerpenesia
dongeng anak dunia - Tersebutlah seekor kelinci yang sangat sombong. Cerita ini terjadi di sekitar hutan yang tenang di daerah Somalia, dia paling merendahkan orang lain dan membual tentang kemenangan yang selalu diperolehnya.

Suatu hari sang kura-kura benar-benar muak dengan tingkahnya menunggu. "Kami akan memberinya pelajaran", katanya. Dia duduk di pinggir jalan yang biasa dilewati sang kelinci untuk ditantang balap lari olehnya. Dia memanggilnya, "Hai kelinci! Kenapa Anda terburu-buru, berhenti dan dengarkan tantangan saya yang mungkin sangat berarti untuk menambah daftar kemenanganmu."

Kelinci berbalik dan mendekati sang kura-kura. "Apa saya tidak salah dengar", katanya, "Anda berencana untuk memberi saya beberapa hadiah kemenangan?" jawab sang kelinci sombong.

"Memang begitu", kata sang kura-kura. "Kami akan mengadakan perlombaan lari! Jika Anda bisa mengalahkan saya, Anda akan dapat menyebut dirimu hewan tercepat dalam kerajaan binatang."

Kelinci tertawa terkekeh sampai badannya terjatuh-jatuh kebelakang. "Mengalahkanmu? Itu bukan sebuah tantangan, Aku bisa mengalahkanmu dalam lomba melompat-lompat dengan satu kakiku saja!" jawabnya dengan angkuh.

"Kita akan lihat saja," kura-kura berkata, "Apakah Anda menerima tantanganku?" tanya sang kura-kura lagi.

"Tentu saja saya terima", kata kelinci, "Ini akan menjadi kabar angin baru yang menyegarkan!" jawabnya lagi.

Mereka menentukan jalannya balapan. Kemudian kura-kura pergi dan menemui beberapa sepupunya mereka bersama-sama, dan memberi mereka petunjuk untuk berada di tempat-tempat tertentu di sepanjang perlombaan nanti. Keesokan hari berikutnya sang kelinci dan sang kura-kura bertemu dititik awal start. Mereka berangkat bersama-sama, tapi sang kelinci segera berlari dengan cepat bergegas meninggalkan sang kura-kura jauh di belakangnya.

Setelah beberapa menit dia beristirahat untuk mengambil napas. Kemudian ia berangkat lagi dengan rasa takjub besar, dia melihat sang kura-kura telah berada di depannya. Bagaimana mungkin ini bisa terjadi? Ia hanya akan berhenti selama satu menit saja tetapi sang kura-kura telah berhasil melewatinya, aneh! Dia cepat berlari melewatinya lagi, dan berteriak, "Lihat jika Anda dapat menangkap saya lagi, dasar kaki pendek!" Dalam beberapa detik ia meninggalkan sang kura-kura jauh dibelakangnya lagi.

Kelinci bosan lagi, dan memutuskan untuk beristirahat sebentar saja. Tidak lama dia istirahat kembali dia telah berlari lagi, perlombaan ini harus segera di menangkan!. Setelah beberapa saat ia berangkat lagi, dengan kecepatan tinggi, dan loh! Ada kura-kura di depannya lagi! Itu tidak mungkin! Bagaimana bisa orang bodoh ini telah berada di depannya? Dengan cepat dia melewati kembali sang kura-kura dan menatapnya. "Apakah Anda mengambil beberapa jenis ramuan ajaib, sehingga Anda berlari begitu cepat?" Tanyanya. Sang Kura-kura tidak berhenti, ia hanya berkata kepada sang kelinci, "Lambat dan mantap, itulah aku!" jawabnya tegas.

Kelinci berlari ke depan. Setelah beberapa menit dia melihat-lihat kembali, tidak ada tanda-tanda sang kura-kura dan keyakinan dirinya kembali. Dia berhenti untuk memakan sedikit rumput-rumput hijau kesukaannya di dekat semak belukar. Dia mencari air untuk minum dengan cepat dapat menyegarkan dirinya, dan kemudian berangkat lagi, secepat kaki yang kuat bisa dibawanya untuk berlari. Akhir garis Finish perlombaan sudah terlihat sekarang. Dia mendongak, dan kekhawatiran yang besar ia melihat bahwa kura-kura baru saja menyeberangi garis finish. Dia mengumpulkan semua kekuatannya, dan membuat dirinya lari melesat secepat angin, tapi dia melintasi garis hanya untuk bertemu kura-kura, yang duduk di sana menunggunya! Semua binatang yang berkumpul berteriak dan berteriak.

Sang kelinci pergi sendiri, telinganya terkulai lemas dengan kesedihan dan rasa malu. Sang kura-kura dan beberapa sepupunya segera merayakan kemenangan mereka dengan berpesta ria.

Kekuatan atau kelebihan janganlah untuk membuat sombong tetapi pergunakan untuk hal-hal kebaikkan, sebab kabaikkan pasti akan mendapatkan hal yang sangat menguntungkan. Sekian.

Wasalam.
oleh : mamang
edit  : galih
Share:

Blog Archive

Powered by Articlemostwanted

Followers

Statistik

 
loading...