Dongeng dan Cerita Pendek Anak Dari Seluruh Dunia Seperti Indonesia, Rusia, Amerika, Cina, Inggris, dan lain-lain

Sang Raja dan Ahli Pemuji - Dongeng Asia

Tersebutlah seorang Raja yang sangat arip dan bijaksana dalam menjalakan pemerintahan kerajaannya, rakyat sangat bahagia dan sangat mencintai sang Raja mereka.

Hans Yang Bodoh - Dongeng Belanda

Tersebutlah seorang pengawal tua yang berkeinginan menikahkan salah satu orang putranya dengan putri sang Raja, lalu dia mendidik dua orang putranya yang akan mengatakan kata-kata terbaik untuk syarat yang harus dipenuhinya.

Putusan Sang Karakoush - Dongeng Mesir

Dikala malam yang sunyi sepi dan sangat dingin ini, semua orang memanfaatkan untuk tidur istirahat dengan tenang diperaduan masing-masing dengan selimut tebalnya setelah siang harinya beraktifitas yang sangat melelahkan.

Friday, September 22, 2023

Kisah Sang Singa dan Sang Tikus - Dongeng Yunani

 

Courtesy of google image

Dongeng Anak Dunia - Pada suatu hari, ada seekor singa yang sedang tidur-tiduran di bawah pohon. Tiba-tiba, ia merasakan sesuatu yang bergerak di atas tubuhnya. Ia membuka matanya dan melihat seekor tikus yang sedang berlari-lari di atas ekornya. Singa marah dan segera menangkap tikus dengan cakarnya.

"Tolong, jangan makan saya!" pinta tikus dengan ketakutan.

"Kenapa aku harus melepaskanmu? Kau telah mengganggu tidurku!" bentak singa dengan sombong.

"Tolong, beri aku kesempatan hidup. Aku akan berterima kasih padamu dan membantumu suatu hari nanti," rayu tikus dengan harap.

"Hahaha, kau bercanda? Bagaimana mungkin kau bisa membantuku? Kau hanyalah seekor tikus kecil yang lemah dan tak berarti!" ejek singa dengan mengejek.

"Jangan meremehkan kekuatan persahabatan. Siapa tahu, mungkin suatu hari nanti kau akan membutuhkan bantuanku," kata tikus dengan yakin.

Singa tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan tikus. Ia merasa kasihan pada tikus yang begitu naif dan bodoh. Ia pun melepaskan tikus dari cengkeramannya.

"Pergilah, tikus kecil. Aku tidak akan memakanmu hari ini. Tapi jangan pernah menggangguku lagi, atau aku akan menyesal telah menyelamatkanmu," kata singa dengan angkuh.

"Terima kasih, singa besar. Aku akan mengingat kebaikanmu dan membayar hutangku padamu," kata tikus dengan bersyukur.

Tikus pun berlari menjauh dari singa dan kembali ke sarangnya. Singa menggeleng-gelengkan kepala dan melanjutkan tidurnya.

Beberapa hari kemudian, singa sedang berjalan-jalan di hutan mencari mangsa. Tiba-tiba, ia terperangkap dalam jaring yang dipasang oleh para pemburu. Singa mencoba melepaskan diri, tetapi semakin kuat ia berusaha, semakin kencang jaring itu mengikatnya. Singa mengaum-aum minta tolong, tetapi tidak ada satupun hewan yang mau mendekatinya.

Sementara itu, tikus mendengar suara auman singa dari kejauhan. Ia penasaran dan mengikuti suara itu. Ia terkejut ketika melihat singa yang terperangkap dalam jaring. Ia ingat bahwa singa adalah hewan yang pernah menyelamatkan nyawanya.

"Ini kesempatanku untuk membayar hutangku pada singa," pikir tikus.

Tikus pun berlari mendekati singa dan mulai menggigit-gigit jaring yang mengikat singa. Singa terkejut melihat tikus yang datang kepadanya.

"Kau? Apa yang kau lakukan di sini?" tanya singa dengan heran.

"Aku datang untuk membantumu, singa. Aku ingat bahwa kau pernah melepaskanku dari cakarmu. Sekarang, biarkan aku melepaskanmu dari jaring ini," jawab tikus dengan ramah.

"Benarkah? Kau mau membantuku? Tapi bagaimana mungkin kau bisa melepaskan aku dari jaring ini? Kau hanyalah seekor tikus kecil yang lemah dan tak berarti!" kata singa dengan ragu.

"Jangan meremehkan kekuatan persahabatan. Siapa tahu, mungkin suatu hari nanti kau akan membutuhkan bantuanku," kata tikus dengan tersenyum.

Tikus pun terus menggigit-gigit jaring sampai ia berhasil membuat lubang yang cukup besar untuk singa keluar. Singa pun bebas dari jaring dan merasa lega.

"Terima kasih, tikus kecil. Kau telah menyelamatkan nyawaku. Aku salah telah mengejekmu dan meremehkanmu. Kau ternyata teman yang baik dan setia," kata singa dengan tulus.

"Sama-sama, singa besar. Aku senang bisa membantumu. Aku berharap kita bisa menjadi teman yang baik dan setia," kata tikus dengan gembira.

Singa dan tikus pun berpelukan dan bersahabat. Mereka pun pergi bersama-sama meninggalkan jaring yang telah mereka lewati. Mereka sadar bahwa ukuran dan kekuatan tidak menentukan nilai seseorang, tetapi kebaikan dan persahabatan yang lebih penting.

Source : Bing.com

Share:

Thursday, September 21, 2023

Alice di Negeri Ajaib - Dongeng Inggris

dongeng anak dunia
courtesy of google image

Dongeng Anak Dunia - Alice adalah seorang gadis kecil yang sangat penasaran dan suka berpetualang. Suatu hari, ketika ia sedang duduk di bawah pohon bersama kakaknya, ia melihat seekor kelinci putih yang berlari sambil memegang sebuah jam. Alice merasa heran dan ingin tahu kemana kelinci itu pergi, jadi ia pun mengikutinya.

Alice mengejar kelinci itu sampai ke sebuah lubang di tanah. Tanpa berpikir panjang, ia melompat ke dalam lubang itu dan terus jatuh ke dalamnya. Di dalam lubang itu, Alice melihat banyak barang-barang aneh, seperti meja, kursi, buku, peta, dan lain-lain. Alice merasa seperti sedang bermimpi.

Akhirnya, Alice sampai di dasar lubang itu dan melihat kelinci putih itu masuk ke sebuah pintu kecil. Alice ingin mengikutinya, tetapi pintunya terlalu kecil untuk tubuhnya. Di atas sebuah meja, Alice melihat sebuah botol yang bertuliskan “Minumlah Aku”. Alice pun meminum isinya dan tiba-tiba tubuhnya mengecil.

Alice sekarang bisa masuk ke pintu kecil itu, tetapi ia lupa mengambil kunci yang ada di atas meja. Di atas meja itu juga ada sebuah kue yang bertuliskan “Makanku”. Alice pun memakan sepotong kue itu dan tiba-tiba tubuhnya membesar lagi. Alice merasa bingung dan sedih.

Alice menangis sehingga air matanya membentuk sebuah kolam besar. Tiba-tiba, ia melihat seekor tikus yang berenang di kolam itu. Alice pun ikut berenang dan berteman dengan tikus itu. Tikus itu membawa Alice ke pantai, di mana ia bertemu dengan banyak binatang lain yang bisa berbicara.

Di pantai itu, Alice mengikuti sidang pengadilan yang dipimpin oleh seekor burung flamingo. Sidang itu bertujuan untuk menghukum seekor anjing laut yang mencuri ikan dari seekor elang laut. Alice merasa bahwa sidang itu tidak adil dan sembarangan. Ia pun ikut campur dan membuat keributan.

Akibatnya, Alice dikejar-kejar oleh semua binatang yang marah padanya. Alice berlari secepat mungkin dan mencari jalan keluar dari negeri ajaib itu. Ia melihat pintu kecil itu lagi dan berhasil membukanya dengan kunci yang ia temukan di saku bajunya. Ia pun masuk ke pintu itu dan terbangun dari tidurnya.

Ternyata, semua yang dialami Alice hanyalah mimpi belaka. Ia masih berada di bawah pohon bersama kakaknya. Ia pun menceritakan mimpi anehnya itu kepada kakaknya dan tertawa bersama-sama.

Source : youtube.com

Share:

Blog Archive

Followers

Statistik

 
loading...