Dongeng dan Cerita Pendek Anak Dari Seluruh Dunia Seperti Indonesia, Rusia, Amerika, Cina, Inggris, dan lain-lain

Sang Raja dan Ahli Pemuji - Dongeng Asia

Tersebutlah seorang Raja yang sangat arip dan bijaksana dalam menjalakan pemerintahan kerajaannya, rakyat sangat bahagia dan sangat mencintai sang Raja mereka.

Hans Yang Bodoh - Dongeng Belanda

Tersebutlah seorang pengawal tua yang berkeinginan menikahkan salah satu orang putranya dengan putri sang Raja, lalu dia mendidik dua orang putranya yang akan mengatakan kata-kata terbaik untuk syarat yang harus dipenuhinya.

Putusan Sang Karakoush - Dongeng Mesir

Dikala malam yang sunyi sepi dan sangat dingin ini, semua orang memanfaatkan untuk tidur istirahat dengan tenang diperaduan masing-masing dengan selimut tebalnya setelah siang harinya beraktifitas yang sangat melelahkan.

Monday, May 25, 2015

Putri Tidur yang Cantik Jelita - Dongeng Jerman

Gambar dari: gustirhany99.blogspot.com
Dongeng Anak Dunia - Pada dahulu kala hiduplah seorang Raja dan Ratu yang belum mempunyai seorang anak, hingga hanya kesedihan yang memenuhi kehidupan mereka. Bahkan suatu hari, sang Ratu berjalan-jalan yang melewati pinggir sungai. Terlihatlah seekor ikan yang tiba-tiba berbicara kepadanya.

Sang ikan tiba-tiba berbicara, “Tenang saja Ratu, sebentar lagi apa yang Ratu inginkan akan segera terkabul dan Ratu akan cepat mendapatkan seorang Putri."

Semua yang dikatakan ikan kecil itu memang betul, dan akhirnya sang Ratu mempunyai seorang Putri cantik jelita. Sehingga membuat sang Raja dan Ratu sangat bahagia, kemudian dengan kebahagiaan yang mereka miliki sekarang sangat sempurna dengan adanya seorang anak. Mereka pun mengundang semua rakyat, keluarga, teman sampai semua peri kerajaan yang bisa memberikan putri nya menjadi berkah.

Terdapat 13 orang peri yang tinggal di dalam kerajaan, tetapi sang Raja hanya mengundang 12 orang peri saja disebabkan ia hanya mempunyai 12 piring emas. Putri kecil itu mendapatkan hadiah dari para tamu yang hadir. Satu persatu peri memberikan hadiah kepada putri kecil itu, antara lain ada yang memberikan kebaikan, kekayaan, kecantikan dan semua hal-hal yang terbaik diberikan oleh peri-peri kepada sang Putri. Sampailah di peri yang kesebelas yang memberikan keberkahannya, kemudian datanglah peri yang ketiga belas dengan keadaan yang sangat marah dan membalas sang Raja dengan perkataannya.

“Pada saat usia yang kelima belas, Putri Raja akan mati yang akan disebabkan tertusuknya oleh jarum jahit". Ucap peri ketiga belas.

Kemudian peri yang kedua belas menghampiri untuk memberikan berkatnya dengan berkata.

“Sang Putri tidak akan mengalami kematian, namun dirinya cuma tertidur pulas selama seratus tahun”. Ucap Peri kedua belas.


Sang Raja sangat ingin menyelamatkan putri kesayangannya dari kutukan itu. Sehingga sang Raja memberi perintah kepada semua yang tinggal di dalam kerajaan untuk membuang dan memusnahkan jarum jahit itu dari istana.

Beberapa tahun kemudian, semua berkah dari para peri terwujud. Sang Putri menjadilah seorang wanita yang sangat amat cantik, baik hati, sopan santun, bijaksana dan arif sehingga banyak orang-orang yang sangat menyayanginya. Tetapi saat usianya kelima belas, ditinggalkannya sang Putri sendirian di istana oleh Raja. Berjalanlah sendirian mengelilingi dalamnya istana sampai akhirnya sang Putri masuk ke menara tua melalui tangga kecil untuk sampai ke pintu yang sangat kecil yang ada di menara itu. Terdapatlah kunci emas yang tergantung pada pintu kecil tersebut, kemudian dibukalah pintu itu dan sang Putri meihat seorang wanita tua yang lagi sibuk menjahit dengan jarum jahit.

Lalu, sang Putri berkata “Apa yang sedang anda kerjakan disini?".

Dijawablah oleh wanita tua itu, “Menjahit dan Menyulam”.

“Wah cantik sekali sulaman yang kau buat". Sang Putri berkata, sambil memegang jarum dan ikut menyulam bersama wanita tua itu. Sang Putri terjatuh ketanah karena tertusuk oleh jarum jahit tanpa disengaja, sehingga seperti orang yang mati.

Peri ketiga belas pernah meramalkan hal itu akan terjadi dimana sang Putri akan terlihat mati namun sesungguhnya dia hanya tertidur. Semua penghuni istanapun ikut tertidur, sehingga api yang sedang menyalapun ikut berhenti. Daging panggang yang sedang dimasak ikut, anak kecil yang sedang bermain sampai kegiatan yang tidak baikpun ikut berhenti, terdiam yang semuanya terlihat seperti tertidur.

http://robust-chemical.com/lemari-asam-fume-hood-based-on-wooden-structure/ .adv - Sekitar istana tertutup rapat oleh tanaman-tanaman liar. Dan berita sang Putri tertidur tersebar ke seluruh wilayah sekitar, sehingga banyak anak-anak Raja yang ingin mencoba masuk ke istana tersebut. Tetapi tak ada satupun yang berhasil memasuki istana tersebut, karena banyak tanaman berduri yang menutupi pagar istana sehingga orang yang ingin masuk terjerat oleh tanaman yang berduri itu.

Sudah beberapa tahun lamanya, banyak orang-orang yang masih menceritakan putri cantik, diceritakannya juga duri-duri yang tebal, istana yang indah dan sampai beberapa pangeran yang tidak bisa memasuki istana tersebut.

Kemudian ada salah seorang pangeran yang mendengar cerita tersebut dan ia ingin sekali memasuki istana itu untuk melihat seorang putri cantik yang sudah tertidur dengan waktu yang sangat lama.

Seratus tahun lamanya sang putri tertidur, dan datanglah seorang pangeran ke istana tersebut. Pangeran itu hanya melihat tanaman-tanaman yang sangat indah dang mudah ia lewati. Setibanya didalam istana, terlihatlah anjing, kuda, lalat, burung merpati dan anak kecil yang lagi bermain sedang tertidur pulas.

Keadaan di dalam istana sangat sepi dan sunyi, yang terdengar hanyalah suara nafasnya pangeran. Kemudian pangeran menuju ke menara tua tersebut lalu dibukanya pintu itu, ditemukannya sang Putri Tidur yang terlihat sangat cantik sehingga pandanganya pangeran hanya tertuju pada kecantikan sang Putri. Berjalanlah pangeran untuk mendekati sang putri, kemudian pangeran menciumnya dan seketika itulah sang Putri terbangun. Akhirnya sang Putri terbebas dari kutukan tersebut.

Dalam waktu yang bersamaan sang Putri terbangun semua penghuni istana yang saat itu ikut tertidurpun terbangun dan saling melihat dengan rasa takjub. Terdengarlah suara kuda yang meringkik, anjing menggonggong, burung-burung merpati dan lalat yang terbang, api akhirnya menyala lagi, dan anak-anak yang sedang bermain.

Sang Raja dan Ratu menikahkan Putrinya dengan Pangeran yang telah menyelamatkan Putrinya dari kutukan tersebut. Akhirnya merekapun hidup bahagia sepanjang hidupnya.

Sumber: Jerman
Share:

Friday, May 8, 2015

Putri Salju dan 7 Kurcaci - Dongeng Jerman

Gambar dari: aboutrita.wordpress.com
Dongeng Anak Dunia - Pada zaman dahulu, hiduplah seorang putri yang mempunyai rambut hitam yang lebat dan panjang, memiliki mata indah yang berwarna biru, kulit yang halus dan lembut serta memiliki paras yang sangat cantik. Sehingga dengan kecantikan dirinya semua memanggilnya dengan sebutan Putri Salju.

Sang Putri tinggal bersama dengan ibu tirinya, namun ibu tirinya memiliki hati yang iri terhadap kecantikan sang Putri. Dengan memiliki cermin ajaib, sang ibu tiri dapat mengetahui siapalah perempuan yang tercantik sedunia. Cermin ajaib itupun selalu mengatakan dan memberitahukan kalau dirinyalah yang tercantik.

Pada suatu waktu, kembalilah ibu tiri bertanya kepada cermin ajaibnya tentang siapakah perempuan yang tercantik. Menjawablah sang cermin ajaib itu dengan jawaban yang akhirnya membuat ibu tiri sangat murka. Sangat cepat sang ibu memberi perintah kepada kacungnya agar membawa Putri Salju ke hutan dan membunuhnya. Tetapi sang kacung itu sangat tidak tega kalau harus membunuhnya dan akhirnya sang Putri ditinggalkan di dalam hutan, sebagai penggantinya dibunuhnya salah satu binatang yang kemudian hatinya dibawa pulang untuk diberikan kepada sang ibu tirinya. Agar kira kalau hati yang dibawanya itu adalah hati si Putri Salju.

Perasaan sang Putri Salju sangat sedih dan ketakutan saat dirinya ditingggalkan di dalam hutan sendiria. Kemana dia harus pergipun tidak tahu, ketika beberapa perjalanan yang sudah dilaluinya. Sang Putri menemukan sebuah pondok kecil dan kemudian dirinya mencoba memasuki kedalam pondok kecil tersebut. Terlihat 7 buah tempat tidur dan dapur di dalam pondok itu. Dan sesampainya di dalam, Putri Salju tertidur sangat pulas. Tiba-tiba pemilik pondok tersebut datang dan terlihat terkejut saat menemui seorang perempuan cantik lagi tertidur dengan pulas. Tujuh Kurcaci ialah pemilik pondok itu, dari salah satu kurcaci itu mencoba membangunkan dan bertanya. Kemudian tanpa ragu Putri Salju menceritakan semua kesedihan yang ia miliki, dengan mendengarkan ceritanya tujuh kurcaci itu mengerti dan memahami apa yang di alami oleh Putri Salju. Dan akhirnya, Putri Salju pun di izinkan untuk tinggal bersama mereka.

Sementara itu, sang ibu tiri tinggal di istana bersama kacung dan cermin ajaibnya. Tiba-tiba sang ibu tiri bertanya kepada cermin, "siapakah perempuan yang paling cantik?". Kemudian cermin menjawab, "putri saljulah perempuan yang pling cantik di dunia ini, dirinya sekarang tinggal di pondok kecil bersama tujuh kurcaci". Mendengar jawaban itu, ibu tiri sangatlah marah kenyataannya kalau beberapa kacungnya tidak membunuhnya. Dan akhirnya, ia membuat rencana sesuatu yang sangat buruk terhadap Putri Salju.

Berubahlah dirinya menjadi seorang nenek tua yang menjual apel beracun dan menghampiri pondok tersebut. Sebelum pergi, tujuh kurcaci itu memberi pesan kepada Putri Salju agar tidak membukakan pintu untuk orang yang tidak dikenalnya. Tetapi sang nenek tua tersebut terus mencoba mempengaruhinya, sehingga masuklah si nenek tua itu kedalam pondok dan memberikan apel yang beracun kepada Putri Salju. Dimakanlah apel itu oleh Putri Salju, setelah memakannya Putri Salju pun terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Kurcaci itu sampailah di pondoknya dan mereka sangat terkejut melihat Putri Salju terbaring di lantai dan wajahnya terlihat sangat pucat serta apel yang ada disampingnya. Perasaan mereka sangat sedih dengan keadaan Putri Salju yang tertidur karena apel beracun itu, kemudian dibuatkanlah tempat tidur yang terbuat dari kristal agar Putri Salju akan tetap hidup.

Tidak pernah bosan para kurcaci untuk menunggu keajaiban itu datang menghampiri Putri Salju, agar dapat terbangun lagi. Suatu hari, datanglah seorang pangeran yang tidak sengaja melihat seorang putri yang terbaring di atas tempat tidur kristal itu. Dan kemudian pangeran itu bertanya kepada tujuh kurcaci sampai akhirnya diceritakan semua yang sudah terjadi pada Putri Salju.

Setelah mendengar ceritanya, sang Pangeran berniat membawanya ke istana dan mencoba untuk menyembuhkannya. Sebelumnya dibawa, pangeran mencoba memberi ciuman kepada Putri Salju agar para kurcaci itu percaya kalau dirinya memang berniat baik. Keajaiban itupun akhirnya datang, dengan sebuah ciuman sang Putri terbangun dan ternyata ciuman yang diberikan pangeran dapat menghancurkan mantra jahat. Para kurcaci sangatlah senang melihat sang Putri terbangun kembali, dan pangeran pun meminta kepada Putri Salju agar dapat menikah dengannya.

Dan akhirnya, Putri Salju pun hidup bahagia bersama pangeran di dalam istana. Meski tidak tinggal bersama tujuh kurcaci itu, sang putri tidak pernah melupakannya. Ia memberikan kebebasan kepada para kurcaci untuk datang ke istana kapan saja.

Sumber: Jerman
Share:

Monday, May 4, 2015

Asal-Usul Telaga Warna - Dongeng Indonesia ( Jawa Barat )

Gambar dari: translatorbloging.blogspot.com
Dongeng Anak Dunia - Di daerah Jawa Barat terdirilah sebuah kerajaan yang dipimpin oleh seorang Prabu yang baik dan bijaksana. Di daerah tersebut pada kepemimpinan Prabu, semua rakyat hidup tenteram dan sejahtera.

Sangat disayangkan kebahagiaan rakyatnya tidak dirasakan juga oleh prabu dan permaisurinya. Sudah berthaun-tahun mereka masih belum mendapatkan seorang anak yang nantinya akan menggantikan kedua orang tuanya untuk memimpin kerajaan. Suatu ketika sang prabu pergi ke hutan untuk berdoa dan meminta kepada Yang Maha Kuasa agar dirinya mendapatkan seorang anak.

Akhirnya usaha dan doa prabu dan permaisuri terkabul. Diberitahukanlah kabar gembira tentang kepada seluruh penghuni kerajaan tentang kehamilan permaisuri. Kemudian di usia kandungan yang ke 9 bulan, Permaisuri melahirkan seorang bayi perempuan yang cantik jelita.

Sang puteri pun tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik jelita, puteri adalah seorang anak yang ditunggu-tunggu sangat lama dan menjadi puteri satu-satunya dari sang raja dan permaisuri. Maka semuanya penghuni kerajaan sangat memanjakannya, setiap keinginannya selalu dipenuhi.

Tidak terasa sebentar lagi sang puteri akan berusia tujuh belas tahun, ia menjadi seorang gadis remaja yang cantik jelita. Banyak hadiah yang sudah dikumpulkan oleh rakyat kerajaan untuk diberikan kepadany. Kemudian sang prabu mengumpulkan kembali semua hadiah-hadiah dari rakyat dan akan dibagikannya lagi kepada mereka.

Hanya emas dan permata yang disisakan oleh sang prabu. Dan prabu pun pergi ke tukang perhiasan untuk meminta dibuatkan sebuah kalung permata yang bagus dan indah dilihatnya untuk puterinya.

Pada saatnya tiba yaitu pada ulang tahun sang puteri, diberikanlah kalung tersebut kepada puteri. “Puteriku yang cantik, kau terlihat sudah dewasa sekarang. Ambil dan pakailah kalung yang sangat indah ini. Kalung ini pemberian dari rakyat kita, mereka semua sangat menyayangimu."

Dengan sengaja rakyat kerajaan datang ramai-ramai agar bisa melihat kalung yang sangat indah dan juga bertaburan oleh batu permata yang berwarna-warni itu dapat meghias leher sang puteri pada saat ulang tahunnya.

Hanya dilirik saja kalung itu oleh puteri. Melihat respon yang diberikan puteri, prabu dan permaisuri meminta dan menyuruhnya untuk memakai kalung tersebut. Jawab puteri kepada orang tua, " Aku tidak mau."

Diambilnya kalung tersebut oleh permaisuri untuk dipakaikannya dileher puterinya, permaisuri berkata “Ayolah, nak, kamu pakai kalung ini.”

Ditepisnya kalung itu oleh puteri, kemudian berhamburan dilantai.

Sambil teriak dan berlari ke kamarnya, “Kalung itu jelek dan aku tidak ingin memakainya!!"

Kalung indah yang berwarna-warni itu kemudian putus dan berhamburan dilantai, semua yang datang dan permaisuri pun terkejut dengan apa yang sudah diakukan oleh sang puteri.

Akhirnya permaisuri tak kuasa menahan air matanya, ia pun duduk dan menangis. Semua perempuan dan pria yang datang pun ikut menangis. Mereka tak menyangka kalau sang puteri bisa melakukan hal seperti itu, bahkan membuat permaisuri sampai menangis.

Muncullah sebuah mata air dari tempat kalung itu terjatuh, semakin lama semakin besar mata air tersebut sehingga membuat tenggelamnya istana. Bukan hanya istana saja, bahkan seluruh kerajaan pun ikut tenggelam sampai akhirnya terbentuklah sebuah danau yang lebar.

Tetapi danau itu sudah tidak selebar dulu. Namun, airnya terlihat sangat indah dengan warna-warni disebabkan pantulan dari warna langit dan pohon-pohon disekitarnya. Bahkan orang-orang sangat mempercayai kalau warna-warni indahnya danau itu berasal dari kalungnya sang puteri yang dulu ditepisnya dan berada didasar danau tersebut. Telaga Warna untuk sebutan danau itu, terletak di daerah Puncak, Jawa Barat.

Sumber: Indonesia
Advertising - Baca Juga :
- Sekali lagi : Menjadi Sekretaris Profesional
- Pertempuran Sengit Kembali Pecah di Qusayr Rabu Kemarin
Share:

Blog Archive

Followers

Statistik

 
loading...