Dongeng dan Cerita Pendek Anak Dari Seluruh Dunia Seperti Indonesia, Rusia, Amerika, Cina, Inggris, dan lain-lain

Wednesday, February 17, 2016

Sang Ayam Dan Sang Elang - Dongeng Yunani

Courtesy of penulisdongeng.blogspot.com
dongeng anak dunia - Kampung pertanian yang damai dan tenteram dengan suasana yang hening sejuk, pagi yang indah. Semua penduduk kala itu sedang sibuk dengan kegiatannya mengolah tanah ladangnya masing-masing. Namun keheningan yang damai itu tiba-tiba dipecahkan dengan teriakkan dua ayam jago yang saling menantang.

Satu sama yang lainnya sedang saling menatap tajam tidak lepas mata mereka melihat gerakkan sang lawan. Mereka menerjang lawannya dengan taji dikakinya, kemudian terhunus tajam dan taji menancap mengenai tubuh sang lawan.
Dibantu kepakannya tendangan mereka pun meluncur, patukkannya mengarah kekepala membuat sang lawan berdarah-darah hebat.

Debu-debu dan bulu-bulu mereka beterbangan terhempas amukkan mereka yang saling bernafsu untuk segera menjatuhkan sang lawan.

Perkelahian seru tanpa ada yang mau mengalah, adu pukulan, adu patokkan, adu tendangan yang kadang-kadang mengarah kejengger dikepala membuat pusing sang lawan yang terkena tendangan atau patokkan dikepala. Mata pun menjadi berkunang-kunang, jalan menjadi limbung mau jatuh karena perkelahian tersebut dan kesempatan ini dimanfaatkan sang lawan dengan memukul habis-habisan.
Dua lawan yang bertarung habis-habisan menguras tenaga dan pikiran mereka bagaimana cara menjatuhkan sang lawan, dan akhirnya terlihat sudah sang lawan yang kelelahan.

Akhirnya sang ayam yang terpepet itu meloncat meninggalkan arena perkelahian, dia berlari menghindar dari tempat itu karena sudah tidak sanggup lagi menghadapi lawan yang tangguh. Dicarinya tempat untuk bersembunyi dipojokkan lahan pertanian yang teduh dari bayangan pohon, jauh dari keramaian.

Telah terpilih pemenang juara perkelahian tersebut sang ayam jago yang gagah berani menjadi pemenangnya. Maka dikibas-kibaskan badannya membuang kotaran dan debu yang menempel dibulunya, terlihat kembali bulu merah kehitaman yang mengkilat tertimpah sinar matahari.

Dia pun berjalan dengan gagahnya seakan dialah sang juara yang tak terkalahkan saat ini. Lalu sang juara melompat terbang dan bertengger diatas pagar paling tinggi yang ada didaerah pertanian tersebut.

Dadanya dibusungkan biar terlihat gagah, nafasnya pun ditarik dalam-dalam dan setelah itu, berteriaklah sang juara dengan kokoknya yang panjang.

"Kukukuruyuk! kukukukuruyuk! sambutlah aku sebagai penguasa baru pertanian ini!" teriaknya mengelegar.      

Namun dengan tidak disangka dan tidak diduga sang juara ada yang menyambarnya, sang elang dengan kuku cakarnya yang kuat dan tajam telah membawanya terbang tinggi kelangit.

Semua gerak-gerik ayam yang sedang berkelahi itu telah diawasi semenjak dari tadi oleh sang elang yang kelaparan, dan kesempatan emas telah datang dengan sendirinya.

lemari asam murah adv. - Saat sang juara, ayam yang sombong berada diatas pagar yang paling tinggi, dengan mudah sang elang menyambar makanan empuk itu. Dan membawa sang ayam jago sombong dari tempat itu terbang menuju sarangnya ditempatnya nan jauh disana.

Sang ayam yang kalah itulah yang akhirnya menjadi pemimpin ayam di daerah pertanian tersebut.

Jagalah sikapmu jangan sampai congkak apalagi saat kita sedang berjaya jaganlah bertingkah sombong, kesombongan hanya akan balik menyerang kita dan akan menjadi bumerang. Sekian.

Wasalam.
oleh : mamang
edit  : galih
Share:

Blog Archive

Powered by Articlemostwanted

Followers

Statistik

 
loading...