Dongeng dan Cerita Pendek Anak Dari Seluruh Dunia Seperti Indonesia, Rusia, Amerika, Cina, Inggris, dan lain-lain

Monday, February 15, 2016

Jatah Sang Singa - Dongeng Inggris

Courtesy of mythfolklore.net
dongeng anak dunia - Telah dilakukan berbagai upaya untuk mendapatkan seekor mangsa buruan, namun semua itu sia-sia saja, sang raja hutan tidak mendapatkan apa-apa. Apa pennyebab dari semua ini, adalah karena sang raja hutan Singa hari itu merasa capai dan lemas sekali badannya. "Baiklah! aku akan mengundang sang beruang dan sang rubah untuk aku ajak kerja sama dalam berburu."

Dengan senang hati kedua ekor binatang kepercayaan ini ikut serta dalam acara pemburuan ini.

"Ini adalah suatu kehormatan bagiku dapat bersama dengan sang raja kita!" Sang beruang berkata kepada sang rubah.

"Demikian pula aku pun merasa bangga dengan sang raja yang telah memanggilku untuk berburu bersamanya!" Sang rubah dengan bangganya berkata pula.

Dengan kerja sama ini sungguh menguntungkan sekali bagi mereka bertiga, namun apa yang akan terjadi bila diantara mereka ada yang tamak, serakah, curang dan licik?

Hari belum berganti gelap tetapi mereka sudah mendapatkan hasil buruan yang lumayan banyak, seekor rusa gemuk, dua ekor kambing muda yang empuk dagingnya dan juga beberapa kelinci.

Dan seterusnya sang raja hutan singa menyuruh sang beruang untuk membagikan hasil buruan hari ini.

"Saudaraku, kamu atur pembagian hasil buruan kita dengan adil dan rata!" Perintah singa kepada beruang.

"Baiklah paduka," Sang beruang dengan cekatan akan membagi hasil buruan itu.

Seluruh binatang hasil buruan dia tumpuk menjadi tiga bagian yang sama seperti tidak ada yang kurang maupun yang lebih, ketiga bagian itu sama rata. Dialah sang binatang yang sangat jujur dalam hidupnya, tidak terlihat ada kecurangan.

Namun dilain pihak sang raja hutan merasa tidak senang dengan dengan apa yang dilakukan sang beruang.

Mukanya memerah, gigi taring menggeletuk serta cakar yang tajam bagaikan pisau-pisau kecil siap merobek sang musuh-musuh kalau berkelahi. Tetapi sang beruang tidak tahu apa yang terjadi dengan sang raja hutan yang marah kepadanya.

Tahu-tahu sang singa sudah menerkam dan mencabik-cabik badannya, sang singa menggila kala itu. Sang beruang yang malang mati dengan badannya yang sudah tidak utuh lagi.

Setelah membunuh sang beruang sang raja hutan berbalik kearah sang rubah dan segera berkata, "Mungkin kamu bisa membagi hasil buruan kita dengan pantas!"

"Baiklah," diambil satu ekor kelinci, untuk satu tumpukkan. Dan sebagian besar hasil buruan dia tumpukkan ditempat yang berbeda. Itulah dua tumpukkan yang sangat berbeda jauh, tidak adil dan juga tidak sama.

Sang raja hutan merasa sangat senang dengan cara pembagian dari sang rubah. "Nah! inilah pembagian yang aku harapkan!"

"Ternyata kamu sudah pandai serta pintar cara berbagi, belajar dari manakah kamu?" Kata sang raja hutan singa.

"Hamba pun tidak terlalu mengerti masalah ini," menjawab sang rubah. "Namun tadi hamba belajar dari sang beruang yang telah mati ditangan anda, paduka raja."

Demikianlah cerita ini terjadi. Dari cerita ini, ambillah pelajarannnya, lihatlah keadaan disekitarmu, perhatikan dan jangan berpikiran yang sempit dan kerdil, selalu tanggap dan cerdiklah.

Salam,
oleh: mamang
edit: n3m0

Advertising: Baca berita Saudi Tembak Jatuh Scud dari Yaman
Baca dongeng berikutnya: Badut dan Orang Dusun - Dongeng Inggris 
Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Followers

Statistik

 
loading...